Pages

09 April 2008

Workshop untuk Proyek Livelihood


CARITAS SIBOLGA - Selasa (08/04) Caritas Keuskupan Sibolga, mengadakan workshop Livelihood di Laverna, Gunungsitoli, Nias. Peserta Workshop sebanyak 12 orang. Empat orang dari Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE). Tiga orang dari Koperasi Simpan Pinjam Pengembangan Desa 3 (KSP3). Dan Enam orang dari CKS.

Workshop diawali dengan pengenalan tentang Community Managed Disaster Risk Reduction (CMDRR). CDMRR merupakan alat untuk menggali potensi pada masyarakat. Setelah itu pembicaraan mulai memasuki proyek Moro’o. semua peserta bersama-sama membaca proposal tentang program Livelihood di Moro’o, Nias.

Dipenghujung workshop, dicapai satu kesepakatan. CKS bersama dengan PSE dan KSP3 akan menjalankan proyek Moro`o bersama-sama. Proyek awal rencananya akan berlangsung selama setahun. Dan dimulai pada tahun ini. Vlase

***

Pelatihan untuk Tim DRR

CARITAS SIBOLGA – International Institute of Rural Reconstruction (IIRR) adalah lembaga penguatan kapasitas (capacity building). IRR berbasis di Filipina. Mulai Jumat (15/02), IRR menggelar pelatihan untuk staff Caritas Keuskupan Sibolga. Khususnya staff Disaster Risk Reduction (DRR). Pelatihan berlangsung di Miga Beach, Gunungsitoli, Nias.

Shayamal Kumar Saha (Program Specialist, Leadership and Organizational Development, Regional Center for Asia) dan Emilita Monville Oro (Program Specialist, Community Health and Training) bertindak sebagai fasilitator. Ika Prayesti, sebagai Co-fasilitator dari Catholic Relief Service (CRS).

Pelatihan berlangsung bertahap. Hari pertama sampai ke tiga ( 15-17/02) pelatihan diikuti sebelas peserta. Fokus pelatihan adalah pendampingan. Peserta melakukan refleksi atas aktivitas yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Hari keempat sampai keenam (16-23/02) pelatihan hanya diikuti team inti (core team) sebanyak 3 orang. Pelatihan difokuskan pada teknik penulisan proposal. Dada menjelaskan, untuk menulis proposal yang baik dibutuhkan latihan.”...butuh latihan, dan latihan,” ungkap Dada.*** VLase

19 March 2008

Kunjungan Direktur Caritas Italia

CARITAS SIBOLGA – Rabu (19/03) Don Vittorio Nozza (Direktur Caritas Italia) bersama Paolo Beccegato ( Head of International Dept. Caritas Italia) dan Gianluca Ranzato (Asia Desk Officer) mengunjungi kantor Caritas Sibolga di Gunungsitoli, Nias.

Dalam kesempatan itu, rombongan Don Vittorio yang didampingi Barbara Dettori, melakukan tatap muka dengan staff Caritas Sibolga. Dalam kesempatan itu pula, Don Vittorio mengingatkan kembali makna pelayanan Caritas di tengah warga. Acara itu juga diisi secara spontan dengan sejumlah lagu.

Rombongan Caritas Italia akan berada di Nias untuk beberapa hari. Dalam kunjungan ini, rombongan akan mengunjungi beberapa proyek yang dikerjakan Caritas Sibolga. Selain itu, rombongan juga akan bertemu manajemen Caritas Sibolga untuk membicarakan kelanjutan program kerjasama. *** (Eh)

15 February 2008

Kunjungan Jurnalis Perancis

CARITAS SIBOLGA – Seorang jurnalis dan fotografer dari Secure Chatoliueq (Caritas Perancis) mengungjungi Nias. Emmanuelle Dethomas dan Philippe Brault berada di Nias semenjak Minggu (10/02). Kedatangan mereka ke Nias untuk melakukan peliputan program-program pembangunan yang didonori Caritas Perancis. Sebelum ke Nias, mereka berdua didampingin Jean Cyrill Dragon, perwakilan Caritas Perancis di Indonesia, telah menggunjungi Aceh untuk hal sama. Direncanakan keduanya akan kembali ke Medan pada Kamis (14/02).*** Eh

11 February 2008

Dengar Pendapat Proyek Jalan Togalaoyo

CARITAS SIBOLGA - Senin (11/02) Caritas Keuskupan Sibolga, Caritas Austria dan ACTED (Agency for Technical Coorperation and Development) mengadakan sharing information (dengar pendapat) untuk proyek pembangunan jalan sepanjang 13 km di Togalaoyo, Nias. Acara digelar di Museum, Gunungsitoli, Nias dan dimulai pada pukul 10.00 wib. Dengar pendapat ini difasilitasi oleh International Labour Organization/ Organisasi Buruh Internasional (ILO). Hadir dalam kegiatan tersebut pewakilan dari BRR, UNORC, PPK, Bapeda, Pemerintahan lokal dan warga disekitar lokasi proyek.

Sharing information diawali presentasi dari ILO. Kemudian dilanjutkan perkenalan ACTED dan Caritas. ACTED dalam presentasinya menjelaskan prinsip dasar yang melekat dalam setiap program yang mereka jalankan. Dalam sesi perkenalan Caritas, Silvia Holzer, perwakilan Caritas Austria, mempresentasikan tentang Jaringan Caritas Internasional (Caritas Internationalis). Silvia menjelaskan visi dan mandat yang diemban Caritas.

Pastor Raymond dalam sesi perkenalan CKS, menjelaskan asal dana yang digunakan Caritas. Sedangkan untuk program/proyek CKS dipresentasikan oleh Erix Hutasoit, communication and advocacy officer. Sesi presentasi ditutup dengan penjelasan teknis tentang proyek jalan Togalaoyo.

Dalam sesi tanya jawab, peserta memberikan masukan terhadap proyek. Peserta memberikan perhatian lebih untuk issu lingkungan dan keberlanjutan program. Pada pukul 12.00 wib, acara ditutup dan diakhiri dengan makan siang bersama. (***) Eh