Pages

24 November 2009

Sebanyak 15 Staff Caritas Keuskupan Sibolga Mengikuti Pelatihan PCM



Gunungsitoli – CKS, Untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan staff di lingkungan CKS, sebanyak 15 (lima belas) staff CKS ( Caritas Keuskupan Sibolga-red) dari berbagai divisi mengikuti Pelatihan PCM ( Project Cycle Management ) selama seminggu ( 16 November s/d 21 November 2009) di aula serbaguna gedung CKS. Pelatihan ini membahas bagaimana project cycle management di sebuah organisasi kemanusiaan dilaksanakan mulai dari analisis masalah hingga monitoring dan evaluasi. Materi pelatihan dan contoh kasus yang disampaikan Ditto Santoso dari Karina KWI dan Johanes Sriyono dari Karitas Palembang (Kapal) sebagai fasilitator ‘memaksa’ kelompok peserta untuk terlibat aktif dalam setiap pembahasan materi pelatihan sehingga pelatihan ini berjalan partisipatif dimana peserta tidak hanya memahami teori tapi juga mempraktekkannya terhadap contoh kasus yang disediakan. Pelatihan ini berakhir dengan penyerahan sertifikat mengikuti pelatihan yang diserahkan oleh direktur CKS, Pastor Mikael To,Pr. (mh)

11 November 2009

Monitoring Program General Scholarship 2009 CKS di Daerah Tapanuli oleh Departemen Sosial Caritas Keuskupan Sibolga



Gunung Sitoli – CKS, Dalam rangka monitoring Program General Scholarship 2009 CKS (Caritas Keuskupan Sibolga -red) yang ditujukan kepada anak-anak kurang mampu dan berprestasi, Departemen Sosial CKS melakukan monitoring kepada penerima beasiswa yang berada di wilayah Tapanuli yaitu di Paroki Pangaribuan, Paroki Padang Sidempuan dan dari Paroki St. Maria Gunung Sitoli yang bersekolah di SMA Fransiskus Aek Tolang.
Monitoring ini dilakukan dari tanggal 5 November s/d 7 November 2009 dengan melakukan evaluasi terhadap prestasi dan tingkah laku melalui wawancara dengan penerima beasiswa, Pastor Paroki, pengawas asrama dan orang tua. Dari hasil monitoring diperoleh informasi bahwa penerima beasiswa berprestasi bagus di sekolah dan bertingkah laku baik. Monitoring yang berlangsung selama 3 (tiga) hari ini dilaksanakan oleh Tim CKS yang terdiri dari Mawartini Halawa, Sarah Emilia dan Kasih Harefa. (mh)

03 November 2009

Pelatihan Pengenalan Gender Bagi Anak Asrama dan Mudika di Paroki Tuhemberua


Gunung Sitoli- CKS, Dalam upaya memberikan pemahaman konsep dasar gender kepada kaum muda, Departemen Gender Caritas Keuskupan Sibolga mengadakan pelatihan pengenalan gender di Paroki Tuhemberua Nias. Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 ( dua ) hari yaitu Sabtu ( 31/10/2009 ) dan Minggu ( 1/11/2009 ). Pelatihan yang dilaksanakan di aula serbaguna Paroki Tuhemberua ini diikuti oleh sekitar 60 (enam puluh) orang kaum muda yang terdiri dari anak-anak asrama dan mudika di Lingkungan Paroki Tuhemberua. Mega Mendrofa dan Siata Mendrofa dari Departemen Gender CKS menyampaikan materi dalam bentuk pemaparan dan games-games menarik. (mh )

21 October 2009

Study Lapangan Siswa/I Kelas Bahasa Inggris Caritas Centre ke Museum Pusaka Nias


Gunung Sitoli – CKS, Dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa/i peserta kursus Bahasa Inggris Caritas Centre Caritas Keuskupan Sibolga, para peserta kursus melakukan study lapangan ke Museum Pusaka Nias Gunung Sitoli, Minggu ( 18/10/2009). Dalam kegiatan tersebut para siswa mempraktekkan kemampuan yang mereka pelajari dengan melakukan percakapan berbahasa Inggris dengan instruktur serta dua orang relawan yang fasih berbahasa Inggris. Diharapkan melalui kegiatan tersebut siswa bukan hanya belajar teori di dalam kelas tapi juga mampu mempraktekkan ilmu yang mereka pelajari sehingga kemampuan mereka semakin terasah. Study lapangan ini turut didampingi oleh staf Departemen Sosial dan Departemen Gender Caritas Keuskupan Sibolga.(mh)

Study Lapangan Siswa/I Kelas Bahasa Inggris Caritas Centre ke Museum Pusaka Nias


Gunung Sitoli – CKS, Dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa/i peserta kursus Bahasa Inggris Caritas Centre Caritas Keuskupan Sibolga, para peserta kursus melakukan study lapangan ke Museum Pusaka Nias Gunung Sitoli, Minggu ( 18/10/2009). Dalam kegiatan tersebut para siswa mempraktekkan kemampuan yang mereka pelajari dengan melakukan percakapan berbahasa Inggris dengan instruktur serta dua orang relawan yang fasih berbahasa Inggris. Diharapkan melalui kegiatan tersebut siswa bukan hanya belajar teori di dalam kelas tapi juga mampu mempraktekkan ilmu yang mereka pelajari sehingga kemampuan mereka semakin terasah. Study lapangan ini turut didampingi oleh staf Departemen Sosial dan Departemen Gender Caritas Keuskupan Sibolga.(mh)