CARITAS SIBOLGA – “Saya tidak pernah mengalami seperti ini..,” suara sedu sedan itu meluncur dari perempuan yang mengenakan terusan berwarna ungu. Dialah Alina Brad (29) yang akan kembali ke Austria. Rabu (28/11) digelar acara perpisahan sederhana untuk nya. Seluruh staff Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) berkumpul untuk melepasnya. "Saya berharap bisa segera merampungkan penelitian. Dan menuliskannya sebagai laporan," imbuh perempuan yang bersuamikan Oliver Ottenschāger.
Alina berharap mendapatkan kesempatan kembali ke Nias."Mudah-mudahan Caritas Austria mengirim saya kembali ke Nias...," katanya dengan harap.
Acara itu diakhiri dengan jabat tangan dan pelukan. Semua staff menguncapkan selamat kembali ketanah air bagi Alina.
"Alina kembali lagi lagi ke Nias ya," ucap Irene sambil memeluk Alina. Irene cukup lama menjabat tangan Alina. Sepertinya Irene tidak mau berpisah dengan Alina.
Akhirnya, selamat jalan buat Alina. Sampai bertemu dikesempatan berbeda. (Eh)